Di Silat Tauhid Indonesia, yang dipelajari tidak hanya sekadar gerakan fisik bela diri, tetapi juga melibatkan dimensi spiritual yang mendalam. Berikut adalah beberapa hal yang diajarkan:
- Jurus Hijaiyah: Salah satu ajaran utama adalah jurus-jurus bela diri yang disebut Jurus Hijaiyah, yang diklaim berdasarkan rahasia huruf-huruf dalam Al-Qur’an. Gerakan ini melambangkan huruf-huruf Arab yang dipercaya memiliki kekuatan spiritual dan filosofis mendalam.
- Tenaga Dalam: Silat Tauhid menekankan pada pengembangan tenaga dalam yang dihasilkan melalui latihan pernapasan dan konsentrasi. Latihan ini bertujuan untuk memperkuat fisik sekaligus mental, sehingga mampu menghadapi tantangan baik di dalam bela diri maupun kehidupan sehari-hari.
- Ibadah dan Spiritualitas: Tidak hanya fisik, perguruan ini juga mengajarkan aspek keagamaan, seperti memperdalam tauhid (keesaan Allah), serta menjalankan amalan seperti shalat, puasa, dzikir, dan wirid. Ajaran ini bertujuan untuk meningkatkan hubungan spiritual dengan Tuhan, menjadikan bela diri sebagai ibadah.
- Pengendalian Diri: Peserta juga diajarkan bagaimana mengendalikan emosi, nafsu, dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Ilmu silat ini tidak hanya digunakan untuk bela diri, tetapi juga untuk mencapai ketenangan batin dan keharmonisan hidup.
- Asma dan Hikmah: Ilmu ini mencakup penggunaan doa-doa atau asma’ tertentu yang diambil dari ajaran Islam untuk berbagai tujuan, termasuk penyembuhan, perlindungan, dan meningkatkan daya batin.
Ajaran ini menggabungkan aspek spiritual, mental, dan fisik untuk menciptakan keseimbangan dalam kehidupan sehari-hari serta membentuk pribadi yang kuat dan berkarakter sesuai ajaran Islam.